Sabtu, 19 November 2011

LALAP TERSINGET

Andiko indahnya rubiarubia berseriseri di sejuk pagipagi ke kejernihan kali tanahtanah Berastagi!

Cintaku bergulung rindu tanpa ratap pun dikenang kulumkulum langitmu

Wahai Sibayak bercengkerama bersuit canda pada Sinabung sakti!

Wahai kabut siang ramah sapa keindahan tak tertandingi aroma kelopak daun tanah menjadi tabib!


Indah tanah molekku bagai perawan segar membusung susumu,

Tanah Karo Simalem

ketika tawa tergelar di antara sarunai dan kulcapi berderai

sumpitsumpit terisi nasi


kita bergelung di kaki Deleng Sibayak

menyandang kain kita merah darah hitam tanah

menebar cinta pada tanahtanah kita meruah buah

menikmati putikputik sayur kita hingga terberita pada tetangga dunia


Payudaramu mengeluarkan susu dan madu

gigi merahmu menyempil sutil berkampil

bagaimana aku memuji langitku yang kini mandul...?

harapku jangan kau tertidur!


garaplah tanah cintamu dengan birahi kerbaukerbau pilihan

siarkan semerbakmu di antara bunga wewangian!

pulihkan tanggamu dari kepunahan

ikatkan tiangtiang rumahmu dengan tambang kepercayaan


aturkan kembali tenggiangmu untuk melapis atap rumah kita

gelah teridah, mesayang...

gelah teridah....

rumah kita, tanah kita, milik kita

terjaga,

terawat

oleh karena tanganmu

yang penuh cinta....


NANCY MEININTHA BRAHMANA


KEMPU PULU LIMANG

TANAH KARO SIMALEM


dikembangkan kembali,

29 juli 2010

9.18 am


Tidak ada komentar:

Posting Komentar